Awar-awar
Bisa jadi nama tumbuhan yang satu ini terasa asing ditelinga sebagian orang. Apakah Kamu salah satu orangnya? Lantas, apa sih sebenarnya awar-awar itu?
Awar-awar merupakan tumbuhan liar yang dapat merusak tumbuhan lain. Namun meskipun demikian, tanaman yang bernama latin Ficus septicum Burm. F ini ternyata memiliki banyak khasiat.
Sebelum kita membahas apa saja khasiat dari awar-awar, mari pelajari ciri khas tanaman kaya manfaat ini.
Tanaman yang masuk dalam kelas dikotil ini memiliki sebutan yang berbeda-beda disetiap wilayah. Nama awar-awar sendiri merupakan sebutan untuk Jawa Tengah dan Belitung.
Baca : Dahsyatnya Wortel Dalam Menyembuhkan Kanker
Selain itu, Ficus septicum Burm. F dikenal sebagai Kiyicat (Sunda), Barabar (Madura), Sirih popar (Ambon), Bei, Loloyan (Minahasa), Tobotobo (Makasar), Dausalo (Bugis), Bobulutu (Halmahera Utara), dan Tagalolo (Ternate).
Memiliki daun berbentuk elips atau bulat telur, duduk daun berseling atau berhadapan. Buah tipe priuk, berdaging, berwarna hijau keabu-abuan dengan diameter 1,5-2 cm. Berbentuk semak tegak yang tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian 1200 mdpl. Dapat ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.
Diketahui, daun Ficus septica mengandung senyawa flavonoid, pirimidin, alkaloid, sterol, etanolik dan masih banyak lainnya. Batangnya juga kaya akan alkaloid. Sedangkan akarnya mengandung sterol dan polifenol.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan mendapatkan bahwa daun awar awar terbukti antibakteri. Diantara jenis bakteri yang terbukti terhambat pertumbuhannya adalah bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro. Selain itu, pada pengujian bioautografi didapatkan bahwa 4 gram ekstrak daun awar-awar yang dilarutkan dalam metanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri (antibakteri) terutama terhadap bakteri B. subtillis, M flavus dan E. Coli.
Baca : Menguak Manfaat Ubi Jalar Bagi Kesehatan
Selain bermanfaat sebagai antibakteri, awar awar juga dapat memberi efek sitotoksik terhadap sel kanker seperti kanker nasofaring dan lambung. Kandungan yang berperan dalam efek ini adalah alkaloid fenantroindolisidin yang terkandung di daun dan batang.
Dan masih banyak lagi khasiat dari awar awar. Mulai dari khasiat yang sifatnya sederhana seperti bisul, keselusuban atau luka sayat hingga mengatasi gigitan bisa ular, antibakteri dan sitotoksik sel kanker.
Mungkin Anda tertarik untuk melakukan penelitian lebih jauh terhadap khasiat dari kandungan awar awar? Selamat mencoba.
Baca Juga :
5 Tumbuhan Kaya Manfaat Yang Bisa Kamu Makan Di Hutan Saat Tersesat
12 Jadwal Piket Dalam Tubuh Kita
9 fakta unik kecoa yang wajib kamu tahu!!