Vitamin yang tidak berguna
Apakah Anda termasuk orang yang sering mengkonsumsi multivitamin tambahan? Benarkah pemahaman tentang konsumsi multivitamin tambahan mampu memberikan banyak manfaat kesehatan. Sayangnya, hal tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ternyata banyak vitamin yang tidak berguna untuk kesehatan.
Sejak beberapa dekade lalu hingga kini, belum ada penelitian yang mampu menemukan bukti substansial efek baik dari vitamin dan suplemen tambahan. Bahkan sebuah penelitian terbaru memaparkan fakta yang berseberangan. Penelitian tersebut menemukan bahwa mengkonsumsi beberapa vitamin malah memberi dampak buruk. Bukan hanya itu saja, beberapa akibat vitamin yang tidak berguna tersebut dikaitkan dengan peningkatan kanker dan risiko batu ginjal.
Ada beberapa vitamin dan suplemen yang sebaiknya harus dan tidak perlu dikonsumsi. Mari simak bersama.
Konsumsi:
Vitamin D
Mungkin ada yang bertanya, mengapa vitamin D menjadi salah satu vitamin yang perlu dikonsumsi. Vitamin D sangat diperlukan untuk menjaga struktur tulang dan membantu penyerapan kalsium. Sayangnya, vitamin D sukar ditemukan dalam sebagian besar makanan yang kita konsumsi.
Baca : Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Terserang Asma
Sebenarnya, vitamin D bisa kita dapatkan secara cuma-cuma dengan berjemur di bawah sinar matahari. Karena sinar matahari bisa membantu tubuh kita untuk memproduksi vitamin D. Hanya saja, sinar matahari makin tinggi dengan paparan radikal bebas seiring dengan kondisi pencemaran yang terjadi kini.
Oleh sebab itu Anda perlu mengkonsumsi suplemen vitamin D. Beberapa penelitian terbaru menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi vitamin D dapat hidup lebih lama dibanding yang tidak.
Hindari:
Multivitamin
Siapa yang tidak percaya bahwa mengkonsumsi multivitamin bisa membawa efek penting bagi kesehatan? Namun sangat disayangkan, kepercayaan itu tidak tepat. Semua multivitamin dapat Anda penuhi dengan melakukan diet seimbang. Lagi pula, semua kandungan vitamin tersebut dapat Anda peroleh dari makanan yang dimakan sehari-hari.
Justru mengkonsumsi multivitamin dapat menyebabkan kerusakan dalam tubuh. Hal tersebut diungkap oleh sebuah penelitian yang melibatkan hampir 39.000 wanita yang berusia lebih dari 25 tahun. Dalam penelitian tersebut didapatkan bahwa wanita yang mengkonsumsi multivitamin dalam jangka panjang memiliki risiko kematian lebih tinggi.
Antioksidan
Mengkonsumsi antioksidan memang baik untuk melawan radikal bebas. Tapi apakah perlu menambahnya dengan suplemen yang kaya akan antioksidan?
Perlu Anda ketahui, kelebihan antioksidan telah dikaitkan dengan tingkat risiko terkena kanker tertentu. Sebuah ulasan pada tahun 2007 dari beberapa jenis suplemen antioksidan yang berbeda seperti pengobatan dengan beta karoten, vitamin A dan vitamin E ternyata dapat meningkatkan angka kematian. Jadi, lebih baik Anda mengkonsumsi antioksidan alami yakni memakan buah seperti buah beri dan sayuran.
Vitamin C
Awal mula mewabahnya anjuran mengkonsumsi vitamin C tambahan berasal dari sebuah saran ahli kimia pada tahun 1970-an. Lalu bagaimana nyatanya?
Baca : 10 Makanan Sumber Vitamin C Yang Gak Kamu Sangka
Sebuah penelitian menunjukan bahwa vitamin C hanya memberikan efek yang sangat minim bahkan nyaris tidak ada untuk mencegah gejala flu biasa. Bahkan mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi dari 2000 mg atau lebih dapat meningkatkan terserang batu ginjal.
Amannya, konsumsi vitamin C yang alami-alami saja deh!
Vitamin B3
Salah satu manfaat penting dari vitamin B3 yang diyakini dan sering diungkapkan adalah dapat mengobati penyakit Alzheimer hingga serangan jantung. Tapi penelitian terbaru mengungkapkan perspektif yang bertolak belakang.
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 dan melibatkan 25.000 orang dengan penyakit jantung dan mengkonsumsi vitamin B3 jangka panjang dalam pengobatannya untuk meningkatkan HDL mereka ternyata tidak berpengaruh terhadap kadar kolesterol. Ini berarti tidak mengurangi serangan jantung ataupun stroke.
Malah sebaliknya, orang yang mengkonsumsi vitamin B3 tambahan lebih cenderung meningkatkan infeksi, gangguan hati dan pendarahan internal.
Baca Juga :