Chip dengan Teknologi TNT Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit
Sebuah chip non-invasif yang menggunakan teknologi Tissue Nanotransfection (TNT) mampu mengubah sel kulit menjadi sel jenis lain yang diperlukan untuk mengobati berbagai kondisi penyakit. Chip tersebut merupakan terobosan teknologi terbaru yang mampu memprogram sel langsung di dalam tubuh yang hidup. Melalui teknologi TNT tersebut, gen dikirim ke sel kulit dengan cara melewatkan arus listrik yang kuat melalui chip sehingga mampu mengubah suatu jenis sel menjadi sel jenis lain.
Peneliti mengklaim bahwa chip tersebut mungkin dapat menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari cedera ringan hingga kerusakan saraf pada cedera otak. Menurut Chandan Sen, Direktur Pusat Pengobatan Regeneratif dan Terapi Berbasis Sel, chip tersebut tidak hanya dapat bekerja pada sel kulit, namun juga bisa mengembalikan semua jenis jaringan. Sebagai contoh, chip tersebut mampu mengembalikan fungsi otak pada tikus yang mengalami stroke dengan cara menumbuhkan sel otak pada kulitnya.
Chip ini telah diuji pada tikus dan babi, dan hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa satu sentuhan dari chip TNT tersebut mampu memperbaiki cedera kaki tikus selama tiga minggu. Chip tersebut mampu mengubah sel kulit menjadi sel vaskular sehingga mampu memperbaiki cedera pada kaki tikus. Rencananya, pada tahun 2018 ini chip tersebut akan diujicobakan pada manusia jika telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA).
Penggunaan chip ini dapat dilakukan langsung di lapangan tanpa perlu pergi ke laboratorium atau rumah sakit. Selain itu, chip ini juga memiliki masa simpan yang panjang massa yang ringan yaitu kurang dari 100 g. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada Nature Nanotechnology, metode terapi sel saat ini, memiliki risiko yang tinggi karena melibatkan penggunaan virus, dan prosesnya yang mencakup banyak langkah. Sementara itu, menurut Sen, penggunaan teknologi TNT hingga saat ini belum ada efek sampingnya dan proses pengobatannya memakan waktu yang lebih singkat. Penggunaan teknologi TNT ini diharapkan mampu menyelamatkan nyawa korban kecelakaan mobil dan mengobati tentara yang terluka di lokasi perang. Artikel selengkapnya dapat diakses melalui usatoday.com .