Kurang berjemur
Banyak diantara kita yang takut berkulit hitam, mengeluh saat terkena panas sinar matahari. Padahal, berjemur di bawah paparan sinar matahari sangat bermanfaat lho. Terutama sinar matahari pagi, dari pukul 6 sampai 9 pagi. Jika kurang berjemur bisa jadi kamu terserang penyakit tertentu lho.
Banyak manfaat dari sinar mentari pagi. Salah satunya, sebagaimana studi para peneliti yang diterbitkan dalam Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology, kurangnya paparan sinar matahari berhubungan dengan munculnya risiko kanker pankreas.
Baca : ‘Protein Urin’ untuk Identifikasi Kanker Pankreas
Para peneliti dari Universitas California San Diego School of Medicine itu menemukan, kasus kanker pankreas tertinggi terjadi di negara-negara yang paling sedikit terpapar sinar matahari.
Berdasarkan data World Cancer Research Fund International, diketahui kanker pankreas merupakan salah satu dari 12 jenis kanker paling umum di dunia. Tercatat, 338 ribu kasus baru terdiagnosa setiap tahunnya.
Seperti yang dilansir eurekalert.org, angka insiden kanker pankreas terjadi paling tinggi di Amerika Utara dan Eropa. Sementara angka terendah terjadi di Asia dan Afrika.
“Jika Anda tinggal di tempat yang sangat berawan, Anda tak mendapatkan cukup vitamin D, yang berarti risiko lebih tinggi terkena kanker pankreas,” tutur Dedric F Garland, DrPH, penulis studi.
Ya, risiko kanker pankreas berkaitan dengan pembentukan dan asupan vitamin D yang didapat dari paparan sinar mentari. Garland mengungkapkan, insiden kanker pankreas bagi mereka yang tinggal di wilayah yang dekat dengan garis ekuator ialah sekitar satu per enam.
Baca : Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Terserang Asma
Secara alami, ada beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan salmon, tuna, keju dan kuning telur. Namun, makanan tersebut hanya menghasilkan vitamin D dalam jumlah yang sedikit.
Untuk dapat menghasilkan vitamin D, kulit Anda harus terpapar panas sinar matahari secara langsung. Bisa didapat hanya dengan menjemur bagian wajah dan tangan dibawah sinar mentari secara langsung.
Jika tidak terpapar secara langsung, misal karena terhalang kaca jendela, maka vitamin D tidak akan terbentuk. Demikian halnya dengan kondisi langit yang mendung atau berawan dapat mengurangi produksi vitamin D.
Paparan sinar matahari secara langsung sangat dibutuhkan oleh tubuh agar dapat memenuhi asupan vitamin D yang tidak bisa dipenuhi hanya dari makanan saja.
Baca Juga :
4 Buah menyeramkan yang mengandung Vitamin dan Khasiat yang tinggi
9 Keajaiban Yang Diberikan Air Alkali Untuk Kesehatan Tubuh
Dapatkah Lamun (Seagrass) Hidup Di Air Tawar?