Kecanduan Game sebagai Gangguan Kesehatan Mental
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan kecanduan game sebagai gangguan kesehatan mental mulai pekan lalu. Sejak tahun 1990 atau 27 tahun yang lalu International Classification of Diseases (ICD) tidak pernah diperbaharui. Pada tahun 2018 ini, edisi kesebelas dari ICD akan diterbitkan yang mencakup mengenai kecanduan game sebagai gangguan kesehatan mental yang serius. ICD menjadi panduan untuk dokter dan peneliti untuk melacak dan mendiagnosis penyakit. ICD sendiri merupakan pedoman untuk mendiagnosis penyakit yang berisi kode penyakit, tanda dan gejala suatu penyakit.
Menurut WHO kriteria orang kecanduan game yang akan dicantumkan dalam ICD yaitu terus-menerus bermain game baik secara offline maupun online. Kriteria lain yaitu orang tersebut memprioritaskan game dari pada “kepentingan hidup dan aktivitas sehari-harinya. Namun demikian, pasien yang didiagnosis mengalami kecanduan game harus menunjukkan gejala tersebut paling sedikit setahun.
Beberapa negara telah mengidentifikasi kecanduan game sebagai masalah kesehatan yang serius termasuk di Inggris. Inggris telah memiliki klinik khusus yang menangani kecanduan game untuk warganya. Dr Richard Graham, spesialis teknologi kecanduan teknologi di Rumah Sakit Nightingale di London, menyambut baik keputusan WHO tersebut untuk mengenali kondisi kecanduan game dengan baik. Menurut Graham, sekitar 50 kasus baru kecanduan digital terjadi setiap tahunnya dan kriteria didasarkan pada apakah aktivitas tersebut mempengaruhi hal-hal mendasar seperti tidur, makan, bersosialisasi dan pendidikan.
Banyak negara bergulat dengan masalah kecanduan game online ini. Pemerintah Korea Selatan sendiri telah menerapkan undang-undang yang melarang anak-anak di bawah 16 tahun bermain game online antara pukul 00.00-06:00. Di Jepang, pemain game akan diberi peringatan jika telah menghabiskan jumlah waktu tertentu yang telah ditentukan untuk bermain game dalam satu bulan. Di China, raksasa internet Tencent telah membatasi jam bermain game untuk anak-anak. Meskipun kecanduan game telah menjadi masalah di sejumlah negara, penggolongan kecanduan game online sebagai gangguan kesehatan mental masih kontroversi. Penggolongan tersebut dinilai akan memperburuk citra game online terutama bagi orang tua.
Sumber: www.bbc.com